SNARK

Pusat Informasi Up To Date

Category: Budaya

January 19, 2021

Tari Merak: Properti, Pola Lantai, Gerakan, Makna, dan Keunikannya

beltwaysnark.com | Kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia tentunya menghasilkan berbagai kesenian, adat, bahasa, dan lainnya. Salah satu contohnya yaitu berupa seni tari tradisional, seperti tari Merak. Tarian tersebut ternyata hanya terdiri atas penari wanita saja.

Tari Merak adalah suatu gambaran yang dibuat oleh masyarakat Indonesia melalui tarian, berisi tentang pergerakan dan keindahan burung Merak. Tari tersebut termasuk jenis tari tradisional, selain itu terdapat beberapa gerakan tari Sunda yang klasik. Sehingga hasil gerakan tariannya indah.

Properti Tari Merak

tari merak property

Tari tradisional satu ini juga sama seperti tarian yang lain, para penari pun memerlukan sebuah properti. Properti tersebut dibutuhkan untuk mendukung atau menunjang tarian supaya semakin indah ketika ditarikan. Adapun berbagai properti itu di antaranya seperti:

1. Properti pada Bagian Kepala

  • Siger (Mahkota)

Siger sendiri merupakan bahasa Sunda untuk penyebutan mahkota untuk digunakan sebagai properti tari Merak. Siger biasanya dipakai di bagian kepala penari. Kamu mungkin juga pernah melihat salah satu properti ini.

  • Sesuping

Sesuping merupakan bagian dari properti pada tari ini dan digunakan pada telinga penarinya.

  • Garuda Mungkur

Garuda Mungkur merupakan suatu hiasan yang biasanya dipakai di kepala bagian belakang. Properti ini mempunyai bentuk hampir mirip atau menyerupai kepala burung merak.

2. Properti pada Bagian Badan

  • Apok

Apok merupakan selendang atau kain yang dilingkarkan pada bagian bawah leher, dengan tujuan supaya bagian dada penari tertutupi.

  • Sayap

Tarian ini mempunyai properti kain dengan motif bulu merak, yaitu berupa kain menyerupai selendang. Kain tersebut difungsikan sebagai ekor pada tarian Merak, dan disampirkan ke bahu penari.

  • Kemben (Baju Atas)

Properti ini berupa baju atasan tanpa disertai dengan lengan, memiliki corak dan warna menyerupai burung merak. Kemben sendiri merupakan baju berupa atasan yang dikenakan di dada. Selain itu memang dibuat sedemikian rupa mirip seperti bulu merak.

  • Sabuk

Sabuk atau ikat pinggang merupakan properti berupa suatu kain, berfungsi sebagai pengencang/ikat pinggang dari kostum. Busana yang dikenakan para penari butuh untuk dikencangkan memakai sabuk, agar tidak longgar dan nyaman ketika dikenakan saat menari.

  • Kilat Bahu

Kilat bahu merupakan aksesoris berupa gelang dan diletakkan di bagian bahu. Aksesoris ini terlihat mengkilap dengan bentuk melingkar, ukurannya pun lebih besar daripada gelang pada umumnya.

  • Sampur

Sampur merupakan hiasan kepala atau aksesoris, terbuat dari kain yang sangat tipis seperti tisu. Sampur ini mempunyai fungsi sebagai pulu palsu pada tari.

  • Gelang

Gelang adalah aksesoris lainnya pada tari Merak dengan bentuk lingkaran, dikenakan di tangan serta motif dan warnanya senada seperti kilat bahu.

3. Properti pada Bagian Bawah

Properti pada bagian bawah yaitu rok panjang. Rok ini adalah kostum atau busana pada bagian bawah dengan corak dan warna senada dengan kemben di atasnya.

Pola Lantai Tari Merak

pola lantai tari merak yang benar

Tari tradisional ini ternyata mempunyai beragam pola lantai, jadi tidak hanya satu macam saja. Pola lantai yang disajikan melalui tarian tersebut ada beberapa, mulai dari garis lurus dan garis lengkung. Rincina pola-pola itu di antaranya seperti di bawah ini.

  • Pola Melengkung

Tarian akan membentuk pola misalnya seperti angka 8, lengkungan ular, maupun berbentuk spiral.

  • Pola Garis Lurus

Tari Merak mempunyai pola garis lurus berupa segi empat, huruf v terbalik, zig zag, segitiga, dan masih ada banyak yang lain.

Gerakan Tari Merak

Gerakan tari pada umumnya memang hampir menggerakkan seluruh bagian tubuh yang berurutan sesuai dengan irama. Selain itu berbagai gerakan tersebut dilakukan secara individu atau kelompok berjumlah beberapa orang, karena jumlah penari bisa berbeda tergantung dari tariannya.

Tarian ini mempunyai ciri khas dengan gerakan yang dimilikinya yaitu akan terlihat anggun. Selain itu, penarinya pun memberikan mimik atau ekspresi wajah yang ceria. Beberapa macam gerakan dasar pada tari tersebut di antaranya seperti:

1. Gerakan Gabungan

  • Gerakan Bercumbu

Gerakan ini dilakukan dengan kaki yang diletakkan di depan kaki lainnya, dengan kedua tangan melakukan berupa mucuk, serta kepala diposisikan gilek.

  • Mincit

Mincit adalah menggerakkan anggota tubuh bagian kaki, kepala, dan tangan secara bersamaan. Ketika tangan kiri digerakkan, maka kaki yang harus kamu gerakkan yaitu bagian kanan, begitu juga sebaliknya.

  • Tumpang Tali

Tumpang tali dilakukan dengan gerakan memutar uket atau pergelangan tangan, sambil selendang dikibaskan sesekali. Kemudian kaki digerakkan ke arah belakang dan depan.

2. Gerakan pada Kaki

  • Risik

Risik sering disebut dengan gerakan peralihan atau transisi, cara melakukannya yaitu berjalan berkeliling sambil selendang dihempaskan ke arah belakang. Setelah dihempaskan, selendang pun kembali diayunkan ke arah depan/samping.

Gerakan risik tersebut menggambarkan perilaku pada burung merak pada saat membentangkan sayap dan memamerkan ekornya.

  • Duduk Deku

Kamu harus melakukan gerakan berupa melipat kedua kaki ke bagian dalam saat mempraktikkan duduk deku. Posisi tersebut hampir sama dengan gerakan saat sholat, yaitu duduk tasyahud awal namun bagian pantat tidak akan benar-benar menempel lantai.

  • Ngoreh

Ngoreh dilakukan dengan cara salah satu kaki digerakkan seperti menggaruk-garuk ke tanah. Gerakan tersebut seperti kebiasaan burung merak ketika hendak mencari makanan berupa cacing, dengan cara menggali tanah.

3. Gerakan pada Tangan

  • Capang

Capang adalah gerakan salah satu tangan yang ditekuk, bisa di bagian pergelangan tangan atau siku.

  • Mucuk

Mucuk dilakukan dengan cara menyatukan jari tengah dengan ibu jari, sehingga membentuk lingkaran atau huruf O.

  • Nyawang

Nyawang dilakukan dengan meletakkan tangan pada kening, seolah seperti sedang melihat atau mengamati sesuatu di kejauhan.

  • Ukel

Pergelangan tangan digerakkan memutar adalah gerakan pada ukel.

  • Lontang Kanan atau Kiri

Gerakan ini dilakukan berupa pergelangan tangan kanan/kiri digerakkan secara bergantian menuju ke arah depan, yaitu posisi telapak tangannya menghadap depan.

  • Selut

Tangan kiri atau kanan digerakkan ke depan atau atas, namun secara bergantian satu persatu.

  • Tepak Bahu

Bagian bahu akan ditepuk-tepuk dengan menggunakan telapak tangan kanan atau kiri maupun keduanya saat gerakan tepak bahu.

4. Gerakan Kepala

Gerakan kepala pada tari Merak terdiri atas 2 macam, yaitu:

  • Galier

Galier adalah gerakan memutar kepala secara perlahan, gerakan ini pun diambil dari burung merak ketika sedang menoleh.

  • Gilek

Gilek dilakukan dengan cara menggelengkan kepala serta leher ke kanan dan kiri, namun posisi dagu seharusnya di depan atau bergerak lebih dahulu. Gerakan gilek adalah gambaran seekor burung merak saat menggelengkan kepalanya.

Makna Tari Merak

Perlu diketahui bahwa tari Merak mempunyai makna tentang berbagai hal yang dimiliki oleh seekor burung merak, baik berupa bulu-bulu indah maupun tingkah lakunya. Bahkan terdapat beberapa gerakan yang menggambarkan tentang usaha merak jantan ketika menarik perhatian betina.

Merak jantan melakukannya dengan cara melebarkan ekor dan bulunya yang menawan. Selain itu ada juga kebiasaan burung merak yang diwakilkan melalui gerakan burung merak pada saat bermesraan bersama pasangan dan mencari makan.

Keunikan Tari Merak

Tari Merak tidak hanya mempunyai keindahan ketika dilihat, namun mempunyai keunikan tersendiri dibandingkan tari-tari lainnya. Jika kamu sudah penasaran, marik simak uraiannya di bawah ini.

1. Kostum

Kostum merupakan salah satu keunikan yang ada pada tari Merak. Hal itu karena kostum untuk tarian ini sangat indah, seperti benar-benar menggambarkan seekor burung merak. Bahkan, bagian kostum bajunya pun dibuat seperti bulu yang indah.

Selain itu burung merak juga digambarkan dengan kostum yang dilengkapi mahkota dan sayap. Hal itu tentunya semakin menyempurnakan penari terlihat seperti merak, apalagi ditambah dengan aksesoris penunjang lainnya.

2. Cerita dan Gerakan di dalam Tarian

Tidak hanya kostumnya saja, cerita dan gerakan di dalam tarian ini pun sangat unik. Kamu bisa membuktikan hal itu dengan menontonnya langsung. Apabila kamu salah satu orang yang sangat menyukai tari tradisional, maka tarian Merak dapat dijadikan kesempatan untuk melihat keunikannya.

Setiap gerakan pada tari Merak menunjukkan atau memberikan gambaran tentang perjuangan burung merak jantan yang ingin menarik perhatian merak betina. Merak jantan pun menunjukkan keindahan ekornya pada sang betina.

3. Salah Satu Tarian yang Dilakukan Berpasangan

Seperti yang sudah kamu ketahui dari uraian di atas, tarian Merak menunjukkan cerita tentang burung merak. Adapun cerita yang digambarkan misalnya seperti saat mencari makan hingga keinginan merak jantan untuk menarik perhatian dari merak betina.

Sehingga gerakan tersebut dilakukan penari secara berpasang-pasangan, apalagi untuk menggambarkan cerita tentang burung merak yang mencari pasangan. Kamu pun dapat memperhatikan detail gerakan-gerakan pada tarian tersebut saat menyaksikannya.

4. Terdapat Alunan Bonang sebagai suatu Penanda

Bonang adalah salah satu alat musik yang dipakai untuk mengiringi di dalam tari Merak. Selain bonang, tentunya ada alat-alat musik selain itu. Namun keunikan yang ada pada tari ini yaitu ketika burung merak sedang bermesraan, ada penanda melalui iringan musik.

Hal tersebut ditandai dengan pemukulan bonang yang lebih keras daripada sebelum-sebelumnya. Alunan bonang pun bisa kamu rasakan sebagai iringan yang pas dan tepat ketika menandai suasana burung bermesraan, karena seperti menggambarkan semangat atau kasih sayang pada pasangan.

5. Musik Iringan Tari Merak

Sama seperti tari modern maupun tari tradisional yang lain, musik yang mengiringi dan gerakan tari tidak bisa dipisahkah. Justru melalui iringan musik tersebut, penari lebih dimudahkan dalam melakukan gerakan tarinya.

Hal itu karena iringan musik akan memberikan ritme, ketukan, atau bahkan hitungan untuk setiap gerakan di dalam tarian. Para penari pun dapat lebih mudah mengingat bagian-bagian tari mana untuk gerakan selanjutnya.

Untuk memberikan pertunjukan yang sempurna dengan perpaduan antara tari dan musik, tarian Merak pun memakai iringan berupa gending. Gending tersebut diambil dari lagu berjudul Macan Tutul. Sehingga tentunya menghasilkan perpaduan sempurna dan tarian indah. Kamu bisa mendapatkan gambaran tentang tari Merak dari beberapa hal yang sudah disebutkan di atas. Apabila kamu mencari tarian indah dan unik, tidak ada salahnya mencoba tarian ini.

Artikel lain:

You are here: Page 1