SNARK

Pusat Informasi Up To Date

Tag: saturnus

January 19, 2021

Raksasa Gas Planet Saturnus

beltwaysnark.com | Planet Saturnus merupakan planet yang menempati posisi keenam dalam tata surya setelah Jupiter. Planet ini memiliki ciri khas yang membuatnya mudah dikenali. Ciri khas tersebut yaitu adanya piringan atau yang biasa disebut sebagai cincin planet.

Jika dibandingkan dengan planet lainnya, Saturnus ini memiliki massa jenis yang lebih ringan dari planet lainnya. Planet ini juga memiliki struktur yang lunak karena sebagian besar zat penyusunnya adalah gas. Ukurannya sangat besar, yaitu lima kali lipat dari planet Bumi.

Ciri-Ciri Planet Saturnus

Saturnus dikatakan sebagai planet terindah dengan cincin berjumlah ribuan yang mengelilinginya. Cincin inilah yang menjadi ciri khas dari planet Saturnus. Cincin ini terdiri dari serpihan bebatuan yang bergerak di orbitnya, sehingga mengelilingi Saturnus. Diperkirakan batu-batu tersebut dulunya adalah sebuah bulan.

Saturnus ini memiliki ukuran yang cukup besar, sehingga dikategorikan sebagai planet terbesar kedua di tata surya setelah Jupiter. Karena massa jenisnya yang rendah, Saturnus memiliki 30% lebih kecil dari massa jenis air. Meskipun memiliki inti yang lebih padat dari air.

Atmosfer atau udara yang melapisi planetnya mengandung banyak sekali gas. Hal ini pula yang membuatnya menjadi lebih ringan dibanding planet lain. Suhu Saturnus pun bisa sangat dingin karena cincinnya dilapisi es.

Cincin Saturnus

Cincin unik yang dimiliki Saturnus, membuatnya menjadi sebuah daya tarik tersendiri. Jika dibentangkan cincin ni akan mencapai panjang hingga lebih dari 120 kilometer atau 4120 – 75000 mil. Jika di atas khatulistiwa maka rata-rata ketebalannya bisa mencapai 20 meter atau 60 kaki.

Partikel penyusun cincin ini sangat bervariasi ukurannya. Mulai dari sekecil debu hingga sebesar 10 meter. Meski demikian, partikel lainnya memiliki kandungan gas sendiri sehingga dapat tetap mengorbit di tempatnya. Sistem cincin Saturnus ini paling mudah dikenali dan dilihat.

Partikel penyusun cincin ini terdiri dari ribuan serpihan batu-batu dengan lapisan es. Beberapa serpihan dianggap dapat berukuran sebesar rumah. Hal tersebut juga merupakan ciri unik yang dimiliki Saturnus ini. Selain itu, lapisan es dan hidrogen yang ada pada Saturnus membuatnya menjadi lebih dingin.

Jika dilihat dari jauh, Saturnus hanya dikelilingi oleh beberapa cincin yang cukup lebar saja. Akan tetapi, kenyataannya ada ribuan cincin sempit dalam cincin tersebut atau yang disebut dengan ringlet. Ringlet ini merupakan beberapa cincin kecil yang mengelilingi cincin Saturnus.

Ringlet ini merupakan penyusun cincin F yang sempit dan masing-masing saling terikat dengan bentuk pilin. Selain itu, ringlet ini dipisahkan dari cincin lainnya karena adanya gaya gravitasi dua bulan atau penggembala. Cincin ini disebut juga dengan Prometheus dan Pandora.

Satelit Planet Saturnus

Seperti halnya Bumi, Saturnus pun memiliki satelitnya sendiri. Satelit ini memiliki jumlah yang cukup banyak, tetapi sebagian besar di antaranya memiliki ukuran yang kecil. Yaitu, 34 di antaranya berukuran 10 km, sedangkan yang lainnya berukuran lebih dari 48 km.

Satelit Saturnus memiliki nama-nama yang tidak asing didengar, karena namanya terdiri dari nama dewa-dewi Titan dalam mitologi Yunani. Satelit alami Saturnus, yaitu Titan juga merupakan satu-satunya satelit alami dalam tata surya dengan atmosfer yang cukup tebal.

Pada Titan terdapat pula bahan kimia organik dengan susunan yang lebih kompleks. Satelit satu ini, juga merupakan satelit satu-satunya yang dikabarkan memiliki sebuah danau hidrokarbon.

Nama dan Jumlah Satelit Planet Saturnus

Saturnus dikatakan memiliki lebih dari 53 satelit, namun ada juga yang mengatakan bahwa Saturnus ini hanya memiliki 21 satelit saja. Contoh satelitnya, yaitu Enceladus di mana satelit ini memiliki sisi yang berkawah serta satu sisi lainnya memiliki struktur yang lebih rata.

Ada Mimas yang juga diketahui memiliki kawah yang cukup besar akibat dari adanya tubrukan dengan benda langit lainnya, yang hampir menghancurkannya. Selain itu, ada Atlas, 1980s26, Ephemetheus, Janus, Telesyo, Calypso, Dione, Rhea, Hyperion, Lapetus, Phoebe dan banyak lagi yang lainnya.

Ada sekiranya 82 satelit alami yang dimiliki oleh Saturnus ini. Akan tetapi, belum semua satelit memiliki nama yang resmi. Pada beberapa waktu lalu ditemukan juga fakta adanya beberapa satelit minor yang memiliki ukuran 40 hingga 500 meter di area cincin Saturnus.

Titan yang merupakan satelit terbesarnya mendominasi sistem cincin yang mengitari Saturnus. Begitu juga satelit Rhea yang memiliki atmosfer dan sistem cincin yang lebih tipis. Selain itu, Enceladus memiliki komposisi yang mirip dengan komet. Sehingga dianggap memiliki potensi ditinggali oleh mikroba.

Jarak Saturnus ke Matahari

Saturnus memiliki jarak 1.428.000.000 km ke matahari. Dikatakan bahwa planet ini melakukan revolusi selama 29 atau 30 tahun dan waktu yang diperlukan untuk melakukan satu kali rotasi yaitu selama 10 jam 14 menit.

Saturnus masuk dalam kelompok planet luar, karena memiliki jarak rata-rata ke matahari lebih panjang dari jarak rata-rata bumi ke matahari. Planet satu ini juga merupakan planet yang masuk dalam kategori berukuran sangat besar.

Inti planetnya dikelilingi oleh lapisan-lapisan hidrogen metalik yang cair dan tebal. Selain itu, Saturnus juga memiliki lapisan cair yang terdiri dari molekul hidrogen jenuh, yang kemudian seiring meningkatnya ketinggian akan berubah menjadi bentuk gas. Dikatakan bahwa lapisan luarnya memiliki tebal 1000 km.

Diameter Saturnus

Planet Saturnus memiliki diameter 120.200 km. Diameter ini memiliki sebutan yaitu Zohal. Gas yang dmiliki Saturnus yaitu hidrogen, helium, metana dan juga amoniak. Saturnus memiliki tiga cincin yang mengitarinya, masing-masing cincin memiliki diameter 152.000 km, 160.000 km dan 260.000 km.

Saturnus juga dianggap mirip dengan Jupiter, karena memiliki struktur dalam yang serupa. Yaitu, tersusun atas bebatuan kecil yang dikelilingi dengan helium dan hidrogen. Inti Saturnus memiliki komponen yang serupa dengan inti Bumi. Akan tetapi, Saturnus memiliki massa atau ukuran yang lebih besar dari Bumi.

Permukaan Saturnus

Sebagaimana halnya benda langit di tata surya, termasuk Bumi dan juga Bulan. Saturnus memiliki struktur permukaan yang tidak rata. Akan tetapi, berbeda dengan Bumi yang memiliki dua jenis permukaan, yaitu lautan dan daratan. Saturnus tidak memiliki perairan karena ketidakmampuannya menahan air.

Saturnus sangat dingin karena memiliki suhu yang rendah. Mengingat bahwa jaraknya dengan matahari lebih jauh dari Bumi. Selain itu, Saturnus juga memiliki lubang-lubang pada permukaannya. Akibat dari adanya berbagai kejadian atau tubrukan dengan benda langit lainnya.

Cincin Saturnus Terbuat Dari

Saturnus sangat erat kaitannya dengan cincin, adapun strukturnya yaitu terdiri dari berbagai partikel es dengan sedikit puing-puing bebatuan dan debu. Tetapi, cincin yang dimiliki Saturnus lebih banyak mengandung es, air, sedikit senyawa yang disebut dengan Tholin, dan lapisan karbon tak berwujud.

Ada sekitar 7% jenis partikel karbon yang tidak memiliki wujud menjadi penyusun cincin Saturnus. Cincin ini diketahui memiliki fungsi untuk melindunginya dari kejadian di ruang angkasa. Yaitu, dapat meminimalisir tubrukan dengan benda langit. Maka, cincinnya terlebih dahulu yang akan bertubrukan sebelum planetnya.

Suhu Planet Saturnus

Dikatakan sebagai planet yang dingin, memang benar adanya. Saturnus memiliki suhu yaitu sekitar -173 derajat celcius. Bahkan suhu terhangatnya saja hanya -113 derajat celcius. Mengingat bahwa jaraknya dengan matahari sebagai sumber panas terlampau jauh.

Adapula teori yang menyatakan bahwa Saturnus dapat membuat sumber panasnya sendiri di dalam inti planet. Di mana sumbernya didapatkan dari hujan helium. Sehingga terjadi suatu proses dan menimbulkan gesekan yang akan menghasilkan panas.

Julukan Planet Saturnus

Saturnus memiliki julukan yang sangat unik yaitu raksasa gas. Julukan tersebut disematkan karena kandungan hidrogen dan helium yang ada pada Saturnus sangat melimpah. Bahkan zat tersebut menjadi partikel penyusun utamanya.

Bentuk Saturnus yaitu sferoid pepat, di mana bentuk ini tertekan atau agak pipih. Ada dua bagian yang menonjol di bagian kutub-kutubnya, sehingga membuatnya memiliki tonjolan pada area sekitar garis khatulistiwa.

Fakta Tentang Planet Saturnus

Ada beberapa fakta unik yang dimiliki oleh Saturnus planet bercincin. Khususnya pada satelit-satelitnya yang banyak. Selain itu, Saturnus hanya memiliki ciri-ciri umum yang dimiliki juga oleh berbagai planet lainnya. Berikut penjelasannya.

1. Satelit Enceladus Memiliki Laut

Salah satu satelit Saturnus yang terkenal yaitu Enceladus. Satelit ini dikatakan memiliki kandungan air laut. Hal tersebut ditemukan oleh seorang ilmuwan yang menyebutkan bahwa satelit ini memiliki kandungan amonia yang sama dengan ekosistem lautan.

Zat amonia tersebut diketahui merupakan zat antibeku, yang dapat menjaga lautan di bawah tanah tidak membeku meskipun cuaca sedang dalam keadaan ekstrim. Selain itu, ada pula temuan lain yang menyebutkan bahwa satelit Saturnus ini mampu menyemburkan gas.

Gas-gas tersebut memiliki kemampuan menjaga cairan es yang berada di bawah kerak es. Gas tersebut keluar akibat adanya gravitasi satelit dan menjadikannya salah satu bagian dari cincin planet Saturnus.

2. Satelit Dione Memiliki Kandungan Oksigen

Mengingat bahwa oksigen merupakan salah satu unsur yang dapat membuat adanya kehidupan, ternyata zat ini juga ditemukan di salah satu satelit Saturnus. Penemuan ini cukup mengejutkan dan berhasil terdeteksi oleh pesawat Cassini.

Pesawat ini berhasil melihat adanya gumpalan oksigen. Diperkirakan bahwa energi dari medan radiasi yang bersifat intens di Saturnus ini memiliki kemampuan untuk merangsang atom oksigen yang tersimpan dalam bebatuan es. Meski memiliki kandungan oksigen, namun Dione ini tetap memiliki permukaan yang tandus.

3. Titan Memiliki Laut Bawah

Satelit lainnya yang juga memberikan kejutan, yaitu satelit terbesar Saturnus, Titan. Satelit ini dikabarkan memiliki laut bawah yang tertutupi oleh es. Penelitian ini dilakukan oleh dua orang ilmuwan, keduanya menyatakan bahwa Titan mengandung kelembaban yang cukup tinggi hingga 50%.

Kemungkinan tersebut juga didukung dengan adanya penemuan partikel garam dengan komposisi yang sangat mirip dengan lautan. Dengan begitu, hal tersebut juga mengindikasikan bahwa sebagian besar es yang dikeluarkan Enceladus menguap dari air garam.

Pada 2015 lalu juga, pesawat Cassini mengindikasikan adanya bulu-bulu Enceladus, zat tersebut diperkirakan dapat menjadi sebuah bahan yang mampu untuk menopang sebuah kehidupan dengan adanya metanogenesis.

Planet Saturnus memiliki berbagai keunikan dan fakta yang menarik. Jaraknya yang cukup jauh dari matahari atau sumber panas tidak membuatnya kehabisan zat hidup. Keunikan cincinnya menjadikan Saturnus memiliki ciri khas yang mudah diingat dan dikenali.

Artikel Lainnya:

You are here: Page 1